Pencabik Syirik

Pagi berbisik rintik menitik
Rinainya tak henti basahi bilik yang pelik

Siang menusuk mata dengan terik
Tiada angin menghembus kepala yang berisik

Sore petir menyambar pesawat ulang-alik
Hingga jatuh tanpa satupun yang menilik

Malam terbalik bersama suara langkah menarik
Seorang bocah menikmati hidupnya dengan asyik

Hingga sosok cantik hadir di penghujung batas detik
Suguhkan kata dengan jemari menggelitik

Hadirkan tawa dalam tiap-tiap larik
Memicuku untuk semakin yakin bila Sang Maha adalah Baik

Kala manusia mampu bersikap eksentrik

Sang Maha selalu berikan yang terbaik

Kala manusia jatuh akibat ekstrinsik

Sang Maha selalu berikan yang terbaik


– a.k.a –

RuEA, 5 Maret 2019.


%d bloggers like this: